Ngaruh nggak sih ekskul sama prestasi belajar ?
Saya pernah mendengar beberapa kasus dimana ada beberapa siswa yang jeblok dalam pelajaran, lalu para guru mengklaim bahwa hal ini bisa terjadi karena mereka terlalu bela-belain kegiatan ekskul, sampai akhirnya lupa untuk belajar. Pelatih atau penanggung jawab ekskulpun ikut disalahkan. Apa benar demikian adanya ?Hmmmm… Rumit sih, tapi pasti ada jawabannya.
Sebenarnya kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) merupakan kegiatan siswa di luar kegiatan belajar mengajar di sekolah yang sangat potensial untuk menciptakan siswa-siswi yang kreatif, inovatif, trampil, dan berprestasi. Dan tentu saja ekskul bisa sangat mendukung prestasi belajar siswa. Kegiatan Ekskul yang sangat terkait dengan minat siswa pada suatu bidang, menjadikan siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatannya. Parahnya lagi, bahkan sebagian menganggap bahwa ekskul adalah satu-satunya sarana mereka untuk sejenak melepaskan kepenatan otak karena belajar-mengajar yang “membosankan” itu. Lho Koq membosankan? ……
Yaaaa boleh ditanya kepada 10 siswa tentang hal tersebut. 7 dari mereka akan dengan senang hati meng-”iya”-kannya. Nah disinilah permasalahannya. Metode pengajaran ekskul yang sangat sesuai dengan minat mereka, setidaknya telah terbukti sangat ampuh untuk membuat mereka tidak menganggap bosan kegiatan tersebut. Kenapa tidak diadopsi saja metode tersebut untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah? Atau malah selama ini jangan-jangan para pengajar yang terlalu memaksakan diri untuk membuat siswa mengerti apa yang kita mau, bukan sebaliknya?
Catatan : Jika kamu merasa tulisan ini menarik, sebarkan kepada teman2mu di facebook Klik Disini

















inspirational Quotations Says:
I Called this, Inspirational Action.
Posted on November 18th, 2009 at 8:03 pm
fandhy Says:
sip..sip.. !!!!!
Posted on November 21st, 2009 at 5:58 am